Jumat, 15 Desember 2017

Liburan Nekat Ke Tapanuli Selatan Hanya Bermodalkan Teman Dari Instagtram


Nah kali ini mau ceritakan kisah perjalananku waktu aku bermain ke Tapanuli Selatan,
awal mulanya waktu libur kuliah dan aku masih jadi mahasiswa UMSU, karna libur kuliah waktu itu cukup lumyan lama sekitar 3 bulan aku pun mulai bosan dan akhirnya terpikirkan untuk liburan nekat hahaha, dan itu bener-bener aku rencanain bersama sahabat kecil ku  @elmidautami, @viviadilia, dan si @Lubis , dan diskusi pun mulai rampung buat liburan itu dan bener-bener gak ada yang kita kenal di sana dan kata-kata yang selalu ku ucapkan sama Tami, Vivi, dan Lubis tenang ada temanku di sana "padahal aku cuman kenal dari Instagram" haha gila gak sih kata si tami dan aku pun menjawab lagi tenang aja ada teman ku di sana hahahha.

 
Dan final day pun berangkat ke Tapanuli Selatan naik Bus ALS (Antar Lintas Sumatera)  tujuan Padang Sidempuan waktu itu biayanya 150rb/orang , jadi sebelum pergi kita kumpuling uang dulu karna masing-masing cuman bawa uang 700rb/orang  jadi patungan pikir aku sudah cukup lah hahahaha kata aku begitu, dan mulailah perjalanan ke Tapanuli Selatan nya sekitan 8-10 jam menuju ke sana cukup lumayan lama yah haha padahal masih di Sumatera Utara,

 
dan setelah melewati waktu perjalan yang cukup lama akhirnya sampai lah di Padang Sidempuan tapi itu belum tau kemana karna masih bingung belum ada kabar dari kawan aku yang di Padang Sidempuan kami beranjak ke hotel yang cukup murah karna perharinya cuman 80rb satu kamar nya dan itu kamar tidurnya tingkat jdi muatlah ita berempat hahah gokil sih kamar nya murah banget incloud nya ada tv, kipas angin, dan kamar mandi di dalam nama hotel nya Hotel Fajar Koy, nama yang cukup lucu untuk sebuah hotel hahah tapi ya sudahlah syukur-syukur dapat penginapan murah,
nah ini penampakan hotelnya
Hotel Fajar Koy

pic. by google maps


 
dan hari itu lah aku mulai menghubungi kawan-kawan Istagramku yang ku kenal baik,
yang ku kenal saat Itu @lekfikri, @bangnisfu , @bangalgie , @bangKibo dan siang hari juga mereka memberi kabar kalo bisanya kita siang baru bisa jalan, dan kita menunggu dengan sidiran tami mana kawan mu yang di sini awas aja gak jelas hahahah, tenang siang mereka bakal ajak kita untuk jalan-jalan kata aku, dan siang pun tiba lek fikri bilang kita bakal ke air terjun aek sijornih, duh dengernya kaya ada bau-bau kesegaran, dan kita berdelapan pun berangkat naik mobil perjalan sekitar 45 menit ke aek sijornih tersebut dan dalam perjlanan obrolan basa-basi pun di mulai hahaha,


dan akhir nya pun kami sampai di tempat yang gak terlalu jauh dari kota Padang Sidempuan, hamparan air terjun di sana sini yang kalo di bilang cukup luas dan air nya sangat bening yang pasti ini seger banget hahaha, aku pun gak sabar lansung berganti pakaian dan mulai menyeburkan diri ke aek sijornih begitu lah warna sekitar memberikan nama pada tempat yang keren ini.
aek sijornih, Tapanuli selatan, padang sidempuan






 
Dan hari kedua pun berlanjut,
perjalanan cukup lumayan sekitar 1 jam lebih dari Kota padang sidempuan menuju air terjun silima-lima yang perjalanan ke sana cukup lumayan menantang dan track yang cukup menbuat semangat karna air terjun nya sudah mulai keliatan kaya foto yang di bawah ini nih 
nah itu udah kelihatan air terjunnya yuk kita lanjut tracking nya 

 
45 menit tracking dan akhir nya sampai juga di air terjun yang tinggi ini
duh rasa airnya segernya, terbayarkan sudah dari perjalanan yang cukup melalahkan dengan pemandangan air terjun yang indah ini.

air terjun Silima-lima, Tapanuli selatan, padang sidempuan
Sumatera Utara



 
dan hari terakhir nya ke tempat yang tujuan utamanya adalah ke pulau karang

aku udah gak sabar aja hehehe

dan kita pun lanjut beranjak ke tapanuli tengah tepat nya ke desa sitiris-tiris.

Naik kendaraan umum yang menurutku kendraan nya sudah gak layak pakai

hahaha tapi ya gimana lagi cuman kendaraan itu yang aku dapat untuk menuju ke desa itu,  dan aku lupa biayanya sekitar 30-50 ribu per orang.

Dan setelah sampai di desa itu aku pun menjumpai orang yang di suruh bang zenri untuk menyewa kapal buat ke pulau karang orang itu Bang Aan, setelah perjalanan 2 jam akhirnya sampai pada desa dan alhamdulillah lansung ketemu sama bang aan dan kita gak basa basi lansung berangkat ke pulau indah tak berpenghuni yaitu Pulau Karang
dan kita pun langsung berangkat ke pulau itu gak cukup jauh dari desa cuman butuh naik kapal 30 menit sampai pada pulau karang yang sangat bersih nan cantik ini
pulau karang, tapanuli tengah, Sumatera Utara




Aahh rasanya selalu mengucap kata syukur tiada henti kalau melihat ciptaan nya, tapi baru 1 jam di pulau tiba2 badai datang dan kita harus segera balik ke desa karna takut akan terjebak di pulau itu yah cukup sedih karna cuman bentar aja ke situ dan rasanya ingin main berlama-lama tapi ya kita juga harus mikir keselamatan kan,  dan alhamdulillah kita selamat sampai kembali ke desa sitiris-tiris, untuk biaya penyewaan kapal sekitar 300rb dan kita bisa di ajak keliling pulau karang,  dan biaya itu sepadan sih dengan pemandangan nya cukup terbayarkan,


dan perjalanan pun belum selesai, karna kita berempat harus balik ke medan dan uang saku kita juga semakin menipis, rencana ingin balik besok tapi kami pun memutuskan harus balik ini malam, dan kita pun memutuskan balik dengan travel mobil sedan dan saat itu mobil penuh karna kita gak mau di pisah mobil jadi akhirnya kita berempat sempit-sempitan deh di belakang hahaha, gila gak sih di udah duduk di belakang empit-empitan lagi udalah perjalanan balik itu 8-10 jam lamanya hahaha, tau lah kan mobil kijang kapsul di jaman kala itu bisa muat banyak dan saat itu aku masih kecil dan kurus hahaha, dan alhamdulillah nya kita sampai juga di kota medan dengan kaki pegal-pegal pastinya hahaha itu moment yang masih aku inget sampai sekarang ini :D,





dan kurasa gak cukup sih 5 hari di tapanuli karna masi banyak destinasi yang bener2 super indah yang tidak sempat aku kunjungi karna terbatas waktu dan budget yang pas pasan heheh :D
udah cukup lama sih dan ini sebagian cerita yang ku ingat di kala liburan singkat itu
Jadi kapan kita kemana lagi ? 


dan big thanks for @soyo_advanture
rindu akan kalian teman yang baru aku kenal tapi sudah tak terasa 2 tahun lamanya tidak  pernah ketemu



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesona Festival Milangkala, Apresiasi Masyarakat Pangandaran

Halo kawan, kali ini Dehan mau lanjutin cerita masih bersama Kemempar dan Fam Trip Pangandaran setelah kita mengeksplore kekayaan alam d...